:

Keluarga Tolak Otopsi Korban Tewas Saat Ricuh di Pejompongan, Polisi Tetap Selidiki Kasus

13 jam lalu

Keluarga Bambang Setiyawan (59), warga yang tewas saat kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah.

Meski demikian, Polda Metro Jaya tetap menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan Bambang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanudin mengatakan, polisi masih mengumpulkan fakta-fakta hukum terkait peristiwa tersebut. 

"Kami sedang melakukan penyelidikan dan mengumpulkan fakta-fakta hukum yang ada di lapangan yang kami peroleh," kata Iman dalam konferensi pers, Jumat (28/8/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, polisi sempat mengevakuasi Bambang dalam kondisi pingsan setelah mendapat laporan adanya pengeroyokan.

Namun, evakuasi baru dilakukan setelah situasi di lokasi kericuhan lebih kondusif.

Bambang kemudian dibawa ke RSAL Mintoharjo dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazahnya dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk identifikasi dan visum.

Pemeriksaan organ dalam untuk mengetahui penyebab kematian tidak dilakukan karena adanya permintaan dari keluarga.


Simak selengkapnya dalam video berikut ini.


Penulis: Cynthia Lova

Video Editor: Cynthia Lova

Video jurnalis: Cynthia Lova

Produser: Nursita Sari 


#hukum #kriminal #DemoRicuh #BambangSetiyawan #Pejompongan #PoldaMetroJaya #KericuhanJakarta #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke