KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf memaparkan agenda Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 pada Jumat ini akan membahas mekanisme pemilihan Ketua Umum dan Rais Aam PBNU.
Ada 2 opsi yang akan dibahas. Pertama, opsi one man one vote. Setiap muktamirin yang memiliki suara dan terdaftar sebagai daftar pemilih tetap berhak untuk memilih Ketua Umum. Saat ini tercatat sebanyak 557 muktamirin yang terdaftar sebagai pemilih tetap.
Opsi kedua yakni, pemilihan Ketua Umum diusulkan oleh wilayah dan cabang. Masing-masing wilayah dan cabang boleh mengusulkan 5 nama, yang kemudian diteruskan ke Rais Aam untuk pemilihan Ketum PBNU, dengan raihan suara terbanyak.