KOMPAS.TV - Usai 5 pimpinan militer IRGC diincar Amerika Serikat, Iran membalas dengan menyatakan akan memburu putra Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Barron Trump. Informasi itu bahkan disiarkan di media Iran.
Informasi menggambarkan upaya untuk melacak keberadaan putra bungsu Trump yang berusia 20 tahun.
Media Iran juga menyebut hadiah 10 juta dolar AS sebagai imbalan. Siaran berdurasi sekitar tiga menit. Ancaman itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan Iran dan Amerika Serikat.
Di tengah upaya melawan sanksi ekonomi AS, Iran merangkul sekutunya. Sementara perang narasi terus berbalas, di antaranya soal sayembara pemimpin militer Iran, dibalas dengan menargetkan putra Presiden Amerika, Barron Trump.
Kita ulas bersama peneliti senior Indo Pacific Strategic Intelligence, Fauzia G Cempaka Timur.