:

Kenapa Banjir Nepal Tak Terdeteksi? Ini yang Terjadi di Himalaya

1 hari lalu

Banjir bandang menerjang kawasan perbatasan Nepal-Tibet pada 26 Agustus 2026 dan menewaskan ratusan orang serta menyebabkan lebih dari seribu orang hilang.

Bencana bermula dari runtuhnya gletser dan material batuan di kawasan Himalaya yang kemudian membendung Sungai Lhende Khola.

Saat bendungan alami jebol, gelombang air, lumpur, batu, dan sedimen bergerak cepat ke wilayah hilir hingga membuat permukaan Sungai Trishuli naik sekitar 9 meter dalam 30 menit.

Kejadian tersebut awalnya diduga berkaitan dengan gempa bumi. Namun, analisis USGS menunjukkan getaran yang terekam justru berasal dari runtuhnya gletser dan pergerakan material.

Kondisi ini menunjukkan sulitnya memprediksi keruntuhan gletser yang terjadi tiba-tiba, sementara masyarakat di hilir dapat hanya memiliki waktu lima hingga 30 menit untuk menyelamatkan diri.

Perubahan gletser, pencairan permafrost, dan pembentukan danau glasial juga membuat kawasan Himalaya menghadapi risiko bencana yang semakin kompleks.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi

#Peristiwa #Bencana ##cclabs #BanjirNepal #GletserRuntuh #Himalaya

Music: Black Ledger (AI)

Video terkait:
https://youtu.be/XrhhjQ1dKl0 

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke