:

Alasan Purbaya Guyur Rp7 Triliun ke BPS, Ekonom BRIN Soroti Pentingnya Perbaikan DTSEN |KOMBIS

4 hari lalu

JAKARTA, KOMPASTV - Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 triliun untuk Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2026.

Anggaran tersebut sebelumnya disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konteks upaya perbaikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Namun, angka Rp7 triliun tersebut kemudian diklarifikasi sebagai total anggaran BPS selama 2026, bukan anggaran khusus untuk memperbaiki DTSEN.

Ekonom Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bahtiar Rifai menilai perbaikan DTSEN memang menjadi hal yang mendesak.

“Perbaikan data ini mendesak apabila dilihat dari dua sisi. Yang pertama adalah dari penerima bantuan itu sendiri, yang mana DTSEN ini menentukan hajat hidup, terutama akses dari bantuan pemerintah di sektor pendidikan, kesehatan, energi, bahkan sampai dengan biaya hidup,” ujar Bahtiar. (timecode 5:09)

Menurut Bahtiar, pemerintah juga perlu memastikan masyarakat mengetahui dokumen yang harus disiapkan, mekanisme verifikasi, serta aturan mengenai kemungkinan perwakilan dalam proses perbaikan data.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Rizaldi

#ruuperampasanaset #pati #dpr

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/687831/alasan-purbaya-guyur-rp7-triliun-ke-bps-ekonom-brin-soroti-pentingnya-perbaikan-dtsen-kombis

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke