JAKARTA, KOMPASTV - Danau bendungan yang terbentuk setelah longsor lumpur mematikan di dekat Pelabuhan Gyirong, perbatasan China-Nepal, berisiko tinggi jebol.
Tinggi permukaan air terus meningkat setelah bencana melanda wilayah tersebut.
Rekaman di lokasi memperlihatkan aliran air berlumpur menerjang wilayah Gyirong County.
Penyelidik Departemen Hidrologi Kementerian Sumber Daya Air China, Zhu Jinfeng, memperingatkan risiko jebolnya danau bendungan terus meningkat.
“Mengingat dalam sepekan ke depan diperkirakan terjadi hujan ringan hingga sedang di sekitar kawasan Pelabuhan Gyirong, aliran air yang masuk ke danau bendungan diperkirakan mencapai 15 meter kubik per detik. Sementara itu, volume air masih terus meningkat sehingga risiko danau tersebut jebol juga semakin besar,” kata Penyelidik Tingkat Dua Departemen Hidrologi Kementerian Sumber Daya Air Zhu Jinfeng.
Menurut Zhu, hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sekitar Pelabuhan Gyirong dalam sepekan ke depan.
Kondisi tersebut diperkirakan meningkatkan aliran air yang masuk ke danau hingga sekitar 15 meter kubik per detik.
“Volume air masih terus meningkat dan risikonya juga terus bertambah,” kata Zhu.
Video Editor: Rizaldi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/687825/danau-bendungan-di-perbatasan-china-nepal-terancam-jebol