JAKARTA, KOMPAS.TV - Persoalan kebakaran gambut di Indonesia kembali menjadi sorotan.
Assistant Professor of Engineering University of Nottingham, Prof. Bagus Muljadi, menilai riset mengenai potensi bencana semestinya tidak berhenti sebagai kajian akademik.
Menurut Prof. Bagus, sejumlah bencana sebenarnya dapat diprediksi sehingga langkah mitigasi bisa dilakukan lebih awal.
Ia mencontohkan riset yang baru dibuatnya terkait Kalimantan, untuk memprediksi wilayah yang rawan kebakaran dalam tiga hingga lima hari ke depan.
Prof. Bagus kemudian membandingkan pemanfaatan riset di Indonesia dengan Inggris.
Ia mencontohkan bagaimana pemerintah Inggris menggunakan hasil riset untuk memberikan peringatan kepada masyarakat ketika kondisi cuaca meningkatkan risiko kebakaran.
Menurutnya, bencana alam memang tidak selalu bisa dihindari. Namun, dampaknya dapat dikurangi melalui mitigasi yang tepat.
Prof. Bagus juga menilai salah satu persoalan dalam penanganan bencana di Indonesia adalah belum kuatnya cara berpikir lintas disiplin.
Padahal, menurutnya, persoalan gambut tidak bisa dilihat hanya dari satu bidang ilmu.
Ia menegaskan, cara pandang itu menjadi persoalan ketika menghadapi isu seperti kebakaran gambut dan berbagai bencana lainnya.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/wIPvkmOFm98
#dewilestari #bagusmuljadi #rosikompastv
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/687768/bagus-muljadi-soroti-riset-kebakaran-gambut-bisa-diprediksi-kenapa-tak-dicegah-rosi