JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya memeriksa 63 orang diduga terafiliasi dengan kelompok anarko.
Polisi menduga mereka akan menunggangi demonstrasi di gedung DPR dan MPR pada 27 Agustus, hari ini.
Hasil penyelidikan, polisi menemukan dugaan mobilisasi massa secara berjenjang dari berbagai platform media sosial maupun aplikasi komunikasi digital.
Mekanisme itu diduga meliputi penyebaran narasi dan ajakan, perekrutan, pengorganisasian massa dan persiapan sarana dan prasarana dalam aksi.
Polisi mengungkap, para pelaku menyebar selebaran atau flyer provokatif dan mengundang elemen lain ikut demonstrasi.
Polda Metro Jaya juga menyita berbagai barang bukti dari pemeriksaan 63 orang diduga anarko yang akan menunggangi demonstrasi.
Di antaranya 39 pucuk senjata tajam, dua airsoft gun, tujuh jerigen bensin, sejumlah tongkat golf,serta 201 botol kaca beserta sumbu untuk bom molotov.
Polisi juga menemukan 11 tas ransel, sejumlah banner provokatif serta puluhan butir obat-obatan terlarang jenis tramadol dan diazepam.
Baca Juga Momen Brimob Amankan Aksi Massa Demo di Depan Gedung DPR RI di https://www.kompas.tv/video/687731/momen-brimob-amankan-aksi-massa-demo-di-depan-gedung-dpr-ri
#demo #poldametro #dpr
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/687739/63-orang-diduga-tunggangi-demo-diperiksa-polisi-sita-senjata-hingga-bahan-molotov-sapa-malam