Iran mengakui kesulitan memenuhi kebutuhan bahan bakar dalam negeri karena produksi yang tidak mencukupi dan blokade angkatan laut Amerika Serikat.
Wakil Presiden Iran Mohammad Jafar Ghaempanah mengatakan kondisi tersebut terjadi ketika warga mulai mengantre di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar.
Di tengah tekanan ekonomi, pemerintah Iran juga tengah mengkaji penyesuaian harga BBM yang selama ini mendapat subsidi besar.
Sejumlah skenario disiapkan, mulai dari pembatasan kuota hingga liberalisasi harga secara bertahap, dengan pemerintah berencana mengalokasikan hasil penghematan subsidi untuk masyarakat rentan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih Video Editor: Lina Tiyas Patmulasih Produser: Naufal Noorosa Ragadini