:

Bakom Respons soal Pemblokiran Rekening Bank Milik Aktivis Pati | SATU MEJA

3 minggu lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Deputi III Bakom RI Kurnia Ramadhana menegaskan pemerintah memiliki kewajiban untuk menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

Menurut Kurnia, hak menyatakan pendapat telah dijamin dalam konstitusi dan berbagai peraturan perundang-undangan.

Menurut Kurnia, pemerintah menghargai dan menghormati pendapat masyarakat, termasuk apabila disampaikan melalui aksi demonstrasi.

Terkait rencana demonstrasi 27 Agustus, Kurnia menyebut pemerintah memiliki dua tugas utama. Di sisi lain, pemerintah juga harus memastikan hak masyarakat lain tetap terlindungi.

Kurnia mengatakan pemerintah juga sejalan dengan tuntutan masyarakat terkait penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Ia mencontohkan isu perampasan aset yang menurutnya telah berulang kali disampaikan Presiden dan saat ini prosesnya telah berjalan di DPR.

Kurnia juga menilai masukan dari masyarakat, termasuk dari kalangan guru besar, dapat membantu pemerintah melihat persoalan dari perspektif yang berbeda.

Sementara itu, Prof. Sulistyowati Irianto dari Forum Intelektual Antardisiplin atau FIAD menegaskan manifesto yang disampaikan bersama sejumlah guru besar bukan bagian dari gerakan politik.

Menurut Sulistyowati, manifesto tersebut lahir dari keresahan kaum intelektual terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Indonesia.

Ia mengatakan masyarakat yang memahami hak dan persoalan di sekitarnya memiliki ruang untuk merespons dengan berbagai cara.

Sulistyowati menjelaskan, kaum intelektual merasa memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi ketika negara menghadapi krisis.

Menurut Sulistyowati, proses tersebut dilakukan melalui forum diskusi kelompok, penyusunan policy brief, hingga proses review agar gagasan yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
 

Bagaimana menurut Anda? Tulis di kolom komentar.

#demo #pati #rekening

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/687600/bakom-respons-soal-pemblokiran-rekening-bank-milik-aktivis-pati-satu-meja

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Satu Meja The Forum
[FULL] Panglima TNI Tetapkan Siaga 1 Pasca Iran Diserang Israel-AS, Indonesia Terdampak? | SATU MEJA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Panglima TNI Siaga, DPR Ingatkan Jangan Overdosis Darurat Militer | SATU MEJA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Purbaya Bantah Ekonomi Indonesia Krisis, DPR: Tidak Masuk Akal | SATU MEJA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
DEBAT! Beda Pendapat Feri Amsari dan Qodari soal Siaga 1 TNI hingga Impor Beras | SATU MEJA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Panglima TNI Tetapkan Siaga 1 Dampak Perang Iran VS Israel-AS, DPR: Too Early | SATU MEJA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
[FULL] AS-Israel Serang Iran, Indonesia Akan Mundur dari Board of Peace demi Palestina? | SATU MEJA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Singgung Board of Peace dan Palestina, Pengamat Desak Presiden Prabowo Dengarkan Masukan | SATU MEJA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
AS-Israel Serang Iran hingga Singgung BOP Proyek Bisnis, Indonesia Bisa Tinggalkan Trump? |SATU MEJA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Selat Hormuz Kembali Normal, Ancaman Krisis Energi Indonesia Mereda? | SATU MEJA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Eks Dubes Dian WIrengjurit Bongkar Penyebab Iran Berkali-kali Kecewa kepada Indonesia | SATU MEJA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke