KOMPAS.TV - Gempa 7 koma 7 mengguncang NTT 15 Agustus lalu, menyisakan duka mendalam.
Tak terkecuali bagi Syamsir Abdullah Har. Tak hanya trauma, dia juga harus kehilangan rumahnya yang ikut terbakar saat gempa terjadi.
Bak jatuh tertimpa tangga. Itulah yang dirasakan korban gempa NTT, Syamsir Abdullah Har, asal Reok, Manggarai, Sabtu, 15 Agustus lalu.
Saat gempa magnitudo 7 koma 7 terjadi, Syamsir tengah merebus jagung di rumahnya.
Panik, ia langsung berlari menyelamatkan diri. Namun, di saat bersamaan, kompor minyak tanah yang digunakan untuk merebus jagung terjatuh, dan api dengan cepat merembet dan membakar rumah Syamsir dan tiga rumah warga lainnya.
Ia tak sempat menyelamatkan harta bendanya. Hanya pakaian yang ada di badan yang bisa ia selamatkan.
Gempa susulan sampai kini masih terjadi di wilayah Manggarai. Warga mengaku masih trauma pasca gempa mengguncang wilayah mereka 15 Agustus lalu.
Mereka khawatir gempa susulan yang lebih besar kembali terjadi.
Kini, Syamsir dan keluarga yang terdampak harus mengungsi di Posko Barongkolong dengan pakaian yang tersisa, sambil menunggu bantuan dari pemerintah.
#gempa #NTT #rumahkebakaran
Baca Juga [FULL] Analisis Pakar soal AS Gelar Sayembara 10 Juta Dolar untuk Informasi Pimpinan Iran di https://www.kompas.tv/internasional/687568/full-analisis-pakar-soal-as-gelar-sayembara-10-juta-dolar-untuk-informasi-pimpinan-iran
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/687571/rebus-jagung-saat-gempa-di-ntt-rumah-warga-hangus-terbakar-berita-utama