Rekening donasi sebesar Rp80,9 juta hasil patungan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) untuk aksi unjuk rasa mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset di depan Gedung DPR mendadak tidak dapat diakses saat mereka tiba di Jakarta pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Kombes Pol Budi Hermanto meluruskan bahwa langkah tersebut merupakan penundaan transaksi. Di sisi lain, PPATK membantah terlibat, sedangkan OJK memastikan dana tersebut aman dan harus dibuka kembali jika tidak ditemukan unsur pelanggaran pidana.
Kasus ini memicu sorotan dari berbagai pihak, termasuk Kompolnas yang mengingatkan kepolisian agar berhati-hati dalam mengambil tindakan. Kendati rekening atas nama koordinator aksi Supriyono masih terkunci dan menunggu panggilan klarifikasi pada Rabu, 26 Agustus 2026, para aktivis AMPB tetap bertahan dengan membuka posko donasi langsung di depan Gedung DPR demi memastikan tuntutan mereka tetap tersampaikan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Pythag Kurniati (Marvel)
Music: Breaking Signal No 2 (AI)
#politik #pemerintah ##kompascomlab #Mandiri #MandiriBlokirRekening #Pati #DemoPati #AktivisPati