JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menegaskan target besar di sektor energi: Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak lagi bergantung pada impor minyak. Prabowo bahkan menargetkan agar Indonesia tidak mengimpor satu barel minyak pun, sekaligus mendorong penghentian impor LPG dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Target tersebut disampaikan saat pemerintah meluncurkan agenda pengembangan energi nasional, termasuk pemanfaatan potensi 100 GW, geothermal, gas, serta peningkatan lifting minyak.
Baca Juga OJK Buka Suara soal Rekening Nasabah Mandiri yang Diblokir: Ada Aturan TPPU di https://www.kompas.tv/video/687447/ojk-buka-suara-soal-rekening-nasabah-mandiri-yang-diblokir-ada-aturan-tppu
Menanggapi target tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia langsung menyatakan siap melaksanakan arahan Presiden. Prabowo optimistis target penguatan energi nasional dapat dicapai dalam waktu sekitar dua hingga tiga tahun.
Ia juga menekankan pentingnya kerja keras jajaran Kabinet Merah Putih untuk mewujudkan kemandirian energi dan memastikan Indonesia tidak mudah terdampak perkembangan geopolitik maupun energi global.
Produser: Prayogi Haro
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/687450/ditantang-prabowo-perintahkan-stop-impor-minyak-bahlil-langsung-jawab-siap-laksanakan