KOMPAS.TV - Data desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi sorotan setelah muncul kasus warga berpenghasilan sekitar Rp3 juta yang tercatat masuk Desil 9 atau bahkan Desil 10.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana pemerintah menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Penentuan desil tidak hanya berdasarkan penghasilan, tetapi menggunakan berbagai indikator sosial dan ekonomi, termasuk pekerjaan, pendidikan, kondisi dan kepemilikan rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset.
Data desil juga bersifat dinamis dan dapat diperbarui apabila terjadi perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Lantas, bagaimana cara menentukan desil DTSEN dan apa yang harus dilakukan jika data tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya?
#desil #DTSEN #kesejahteraan #MengapaBisaGitu?
Baca Juga Prabowo Puji Tim Pangan, Kini Tantang Tim Energi Capai Swasembada di https://www.kompas.tv/nasional/687393/prabowo-puji-tim-pangan-kini-tantang-tim-energi-capai-swasembada
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/687395/hasil-data-desil-dipertanyakan-masyarakat-bagaimana-penentuannya