Amerika Serikat menyiapkan sanksi baru terhadap Iran dan memperingatkan negara-negara yang masih mempertahankan hubungan ekonomi dengan Teheran.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut Washington telah berkomunikasi dengan sejumlah negara dan meminta mereka menghentikan interaksi ekonomi dengan Iran. China, Turki, dan Uni Emirat Arab menjadi beberapa mitra dagang terbesar Iran.
Iran dan China menolak tekanan tersebut. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf menilai AS tidak berada dalam posisi untuk membatasi hubungan Teheran dengan negara lain.
China juga menentang sanksi sepihak yang dinilai tidak memiliki dasar hukum internasional. Di sisi lain, AS telah menjatuhkan sanksi terhadap hampir 60 entitas yang dikaitkan dengan program nuklir dan rudal, aktivitas siber, serta pengiriman minyak Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Fatimah Az Zahra
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Novyana Nurmita Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi
#Global #Konflik ##cclabs #Iran #China #AmerikaSerikat #SanksiEkonomi
Music: Pressed Newsroom - (AI)
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/tren/read/2026/08/25/082900465/respons-iran-dan-china-setelah-as-ancam-negara-yang-masih-berbisnis-dengan
Video terkait:
https://youtu.be/XrhhjQ1dKl0