:

Reda Gaudiamo, Buku Membantu Ketenangan, dan Cerita Siapa "Na Willa" | BEGINU

3 minggu lalu

Reda Gaudiamo, penulis dan musisi yang dikenal lewat berbagai karyanya seperti Na Willa, sudah tumbuh bersama buku sejak kecil. Buku bukan sekadar tempatnya bercerita, tapi juga tempatnya untuk mengendap.


Reda mengumpamakan buku yang menenangkan ibarat kopi yang membutuhkan waktu hingga ampasnya turun.


Sebagai penulis yang sudah malang melintang, apa yang menjadi bacaan favorit Reda Gaudiamo? Tonton selengkapnya!


Klik kode di bawah ini untuk mempermudah kamu:

01:26 Cerita di balik Rumah dalam Gang

06:42 Buku memberi ketenangan

07:51 Buku-buku bacaan Reda Gaudiamo

16:03 Ketika menulis menjadi jalan hidup 

29:00 Membangun fondasi kepenulisan ala Reda Gaudiamo

31:15 Perjalanan Reda di dunia musik

50:02 Dari TikTok hingga Jadi Mama Online untuk Gen Z

55:21 Kisah Na Willa dan bayang-bayang situasi '65


***

Eksekutif Produser: Oky Ivans

Produser: Rima Rismania

Asisten Produser: Handika Syukur Nur Alam

Kreatif: Zianny Difayama, Anggi Nur Oktafiyani

Penata Kamera: Antonius Aditya Mahendra, Frederikus Tuto Ke Soromaking

Penyunting Gambar: Febri Gazali Wirson

Tim Promosi: Brigitta V. Bellion


***

#beginu #wisnunugroho #redagaudiamo #podcastbuku #kompascom

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Beginu
Beginu [FLASH] S5E3: Sisca Soewitomo dan Peranan Cinta pada Memasak
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
[BEGINU S6E6]: Azka Alfi, Ilustrator Temanggung yang Taklukkan Bola Eropa
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Beginu [FLASH] S5E2: Fajar Nugros, Perjalanan Membuat Film, dan Fakta di Balik Film Srimulat
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
[BEGINU S7E2]: Sugeng Handoko, Gunung Purba Nglanggeran, dan Desa Wisata yang Lestari
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke