RIAU, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menginterupsi laporan Kapolda Riau terkait penanganan karhutla di Riau dan meminta penjelasan terkait dugaan keterlibatan korporasi dalam pembakaran lahan.
Prabowo menanyakan apakah sudah ditemukan bukti atau indikasi perusahaan yang menyuruh masyarakat melakukan pembakaran.
Dalam laporan tersebut disebutkan belum ada bukti keterlibatan korporasi, namun terdapat tiga tersangka yang pada kasus sebelumnya diketahui tidak memiliki kebun di lokasi kebakaran.
Baca Juga FULL! BPBD-Walhi Bahas Karhutla Meluas di Kalimantan, Api-Asap Dekati Permukiman Warga | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/video/687104/full-bpbd-walhi-bahas-karhutla-meluas-di-kalimantan-api-asap-dekati-permukiman-warga-kompas-pagi
Prabowo kemudian meminta tiga orang tersebut dibawa ke Jakarta untuk pendalaman dan meminta BIN ikut dilibatkan dalam penyelidikan.
Presiden juga meminta nama lima perusahaan yang sebelumnya mendapat sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup karena tidak memenuhi kewajiban pencegahan karhutla. Prabowo menegaskan perusahaan yang tidak menjalankan tanggung jawab menjaga dan mencegah kebakaran dapat dikenai tindakan tegas, termasuk pencabutan izin.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/687119/diinterupsi-prabowo-desak-usut-korporasi-soal-karhutla-riau-minta-3-tersangka-dibawa-ke-jakarta