JAKARTA, KOMPAS.TV - Satuan Siber (Satsiber) TNI merespons isu rencana aksi demonstrasi besar yang disebut akan berlangsung pada 27 Agustus 2026 di kawasan Parlemen, Senayan, Jakarta.
Komandan Satsiber TNI Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial dan meminta publik lebih bijak memilah informasi.
Satsiber TNI menyoroti potensi penyebaran narasi provokatif dan disinformasi di ruang digital yang dapat mempengaruhi opini publik serta mengganggu stabilitas keamanan.
TNI meminta masyarakat mengutamakan informasi resmi, tidak mudah diadu domba, dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa menjelang agenda demonstrasi tersebut.