KOMPAS.TV – Kebakaran hutan yang meluas di kawasan Pendingin, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, memicu meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Salah satu klinik di wilayah Sanga-Sanga mencatat 30 kasus ISPA dalam sepekan yang dialami orang dewasa maupun anak-anak.
Sementara itu, kabut asap akibat karhutla mulai memasuki permukiman warga di Liang Anggang, Banjarbaru, sejak dini hari. Seorang balita bahkan terpaksa diungsikan kerabatnya ke Kabupaten Banjar akibat mengalami batuk dan pilek yang tidak kunjung sembuh.
Kementerian Kesehatan menyampaikan kasus ISPA melonjak secara signifikan di sejumlah wilayah. Untuk merespons kondisi tersebut, Kementerian Kesehatan mengerahkan 314 tenaga kesehatan dan mendistribusikan ratusan ribu logistik kesehatan ke lokasi terdampak.
Di Kalimantan Tengah, kasus ISPA meningkat dari 402 menjadi 716 kasus dalam kurun waktu satu minggu. Sementara itu, Kalimantan Barat mencatat lebih dari 151 ribu kasus sejak Januari 2026, dengan lonjakan tertinggi di Pontianak, Kubu Raya, dan Mempawah. Kasus asma dan iritasi juga dilaporkan di Riau dan Kalimantan Selatan.
Lantas, bagaimana tren lonjakan ISPA selama karhutla dan langkah yang perlu diterapkan pemerintah? Simak pembahasannya bersama Edy Wuryanto, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, serta Ani Rusmila, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.
#karhutla #ispa #kabutasap #kementeriankesehatan #kalimantan #kompastv
Baca Juga Imbas Kebakaran Hutan, Pasien RSUD Ilaga Papua Tengah Terpaksa Dievakuasi | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/687048/imbas-kebakaran-hutan-pasien-rsud-ilaga-papua-tengah-terpaksa-dievakuasi-sapa-malam
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/687052/full-kasus-ispa-melonjak-dpr-dan-dinkes-banjarbaru-bahas-dampak-asap-karhutla-di-warga-sapa-malam