JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara soal antisipasi kabar demo yang akan digelar di Jakarta.
“Demo itu dijamin oleh demokrasi. Kami mempersilakan mau demo tanggal 26, 27,” ujar Gubernur Pramono pada Sabtu (22/8/2026).
“Tetapi yang tidak boleh dilakukan adalah melakukan perusakan, melakukan tindakan anarkis, dan kemudian melakukan tindakan-tindakan yang tidak baik,” lanjutnya.
Gubernur Pramono juga menyebut pendekatan yang akan dilakukan dalam menangani massa aksi adalah pendekatan humanis.