BERAU, KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, meluas hingga mendekati permukiman warga.
Asap akibat karhutla bahkan menyelimuti 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Berau, termasuk Kota Tanjung Redeb.
Sulitnya mengakses titik api dan keterbatasan sumber air menjadi kendala utama petugas dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Berau.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berencana melakukan modifikasi cuaca untuk memicu turunnya hujan, sehingga dapat mengurangi dampak sekaligus membantu memadamkan karhutla.
Sementara itu, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, asap karhutla mulai mengganggu aktivitas belajar dan mengajar siswa sekolah.
Sejumlah siswa terlambat datang ke sekolah karena orang tua memilih menunggu kabut asap mereda. Pengendara juga harus memperlambat laju kendaraan untuk menghindari risiko kecelakaan akibat jarak pandang yang terbatas.
Rutinitas menggunakan masker dan perlengkapan pelindung lainnya dari paparan asap juga membuat waktu persiapan anak sebelum berangkat ke sekolah semakin panjang.
Asap akibat kebakaran hutan dan lahan kini bahkan telah masuk ke rumah-rumah warga.
Baca Juga Api Meluas! Asap Tebal Karhutla Selimuti Bandara di Nabire, Papua Tengah di https://www.kompas.tv/regional/686930/api-meluas-asap-tebal-karhutla-selimuti-bandara-di-nabire-papua-tengah
#karhutla #kebakaranhutan #asap #kabutasap #kalimantan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/686931/asap-akibat-karhutla-ganggu-aktivitas-anak-sekolah-di-berau-kaltim