:

Bertahan Hidup dengan Keterbatasan, Penyintas Gempa NTT Masih Membutuhkan Bantuan!

7 jam lalu

NTT, KOMPAS.TV - Petugas gabungan mengevakuasi sejumlah warga korban gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur. 

Medan yang sulit dan sejumlah ruas jalan yang longsor akibat gempa membuat petugas harus mengevakuasi korban melalui jalur udara.

Petugas menggunakan helikopter milik Basarnas untuk membawa korban yang mengalami luka hingga patah tulang. 

Korban dari wilayah Lambaleda, Manggarai Timur, dibawa ke Rumah Sakit Komodo, Labuan Bajo, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, Kantor SAR Maumere bersama Basarnas mengevakuasi jenazah seorang relawan kemanusiaan yang meninggal saat menjalankan misi penanganan gempa yang mengguncang NTT.

Korban diketahui bernama Ahmad Zaki Ali, berusia 38 tahun, pendiri Relawan Gerak Bareng. Almarhum dilaporkan meninggal akibat kelelahan saat mendistribusikan bantuan.

Jenazah relawan kemudian dibawa dari Lambaleda menuju Labuan Bajo menggunakan helikopter milik Basarnas.

Baca Juga BNPB Lapor Presiden Prabowo: Ada 198 Hotspot di Kalimantan Barat di https://www.kompas.tv/nasional/686907/bnpb-lapor-presiden-prabowo-ada-198-hotspot-di-kalimantan-barat

#bantuan #gempantt #korbangempa #basarnas

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686910/bertahan-hidup-dengan-keterbatasan-penyintas-gempa-ntt-masih-membutuhkan-bantuan

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke