Amerika Serikat kembali memperketat tekanan terhadap Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan Washington menyiapkan sanksi ekonomi yang disebut sebagai yang paling keras sepanjang sejarah terhadap Teheran, termasuk ancaman terhadap negara yang masih melakukan transaksi keuangan, membeli minyak, atau menjalankan aktivitas pelayaran dengan Iran.
Teheran membalas tekanan tersebut dengan menyindir kondisi ekonomi Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menilai kebijakan Trump akan membawa Washington pada kekalahan berikutnya, sementara Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menyebut tekanan ekonomi sebagai bentuk baru dari perang terhadap Iran. Di sisi lain, IRGC mengklaim telah menyiapkan persenjataan dengan kemampuan berbeda jika konflik kembali pecah.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi
#Global #Perang ##cclabs #AmerikaSerikat #SanksiEkonomi #Iran #Teheran #KonflikTimurTengah
Music: Wireline Bulletin (AI)
Video terkait:
https://youtu.be/XrhhjQ1dKl0