:

Kebakaran Hutan dan Lahan Meluas ke Permukiman, Picu Kepanikan Warga Sekitar | SAPA MALAM

4 jam lalu

KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, semakin meluas hingga mendekati permukiman warga.

Kobaran api yang merembet begitu cepat ini terjadi di Jalan Handil Kuripan, Liang Anggang, Banjarbaru.

Penghuni rumah dibantu petugas pemadam berupaya menyelamatkan harta benda di dalam rumah. Seorang lansia berusia 68 tahun yang tinggal bersama anaknya terkejut ketika mengetahui api sudah mendekati belakang rumah. Selain membuat panik warga, kebakaran juga membuat arus lalu lintas macet.

Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat berdampak ke negara tetangga, Malaysia.

Akibatnya, Malaysia meliburkan sekolah dekat perbatasan Indonesia di Sanggau maupun Sambas, Kalimantan Barat.

Pasalnya, Pemerintah Kuching, Malaysia, menilai kualitas udara akibat karhutla sudah masuk kategori tidak sehat.

BMKG mencatat 59 titik panas di Kabupaten Sambas dan lebih dari 3.700 titik panas di Kalimantan Barat per 20 Agustus 2026.

Polda Kalimantan Barat memastikan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan berjalan profesional.

Penindakan karhutla juga memperhatikan kondisi geografis serta kearifan lokal masyarakat Kalbar.

Polisi menegaskan tidak ada toleransi, meskipun karhutla terjadi di kawasan korporasi.

Kapolda Kalimantan Barat mengungkap, penanganan karhutla perlu edukasi pencegahan untuk tidak membakar lahan, selain penindakan yang menimbulkan efek jera bagi pelaku.

Kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Sumatera. Tim Manggala Agni Daops Sumatera XI Bukit Tempurung berjibaku memadamkan api yang melahap lahan perkebunan pinang dan sawit milik warga di Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kuatnya hembusan angin membuat api cepat membesar.

Sampai saat ini, sudah ratusan hektare lahan yang terbakar di tiga kabupaten di Provinsi Jambi. Petugas meminta warga tidak membakar saat pembukaan lahan.

Baca Juga Menteri UMKM Sebut Ojol Tetap Dapat Bonus Hari Raya Meski Berstatus Pelaku Usaha Mikro di https://www.kompas.tv/ekonomi/686792/menteri-umkm-sebut-ojol-tetap-dapat-bonus-hari-raya-meski-berstatus-pelaku-usaha-mikro

#karhutla

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686794/kebakaran-hutan-dan-lahan-meluas-ke-permukiman-picu-kepanikan-warga-sekitar-sapa-malam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke