Sebaran titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kalimantan bagian Indonesia dan Malaysia menjadi sorotan setelah sebuah unggahan di media sosial menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Karhutla atau SIPONGI Kementerian Kehutanan periode 1719 Agustus 2026, terdapat 750 hotspot berkepercayaan tinggi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Dosen Ilmu Tanah UNS Dwi Priyo Ariyanto menjelaskan, salah satu penyebabnya adalah kawasan gambut di Kalimantan wilayah Indonesia yang lebih luas dan memiliki kedalaman signifikan.
Selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Yefta Christopherus Asia Sanjaya Penulis Naskah: Shafa Maulita Maulana Narator: Shafa Maulita Maulana Video Editor: Agung Setiawan Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko