Berbeda dari sistem militer konvensional yang rapuh saat pusat komandonya dihantam, Iran menerapkan doktrin mosaic defense dengan membagi kekuatan ke dalam node-node mandiri agar pertahanan tetap berjalan.
Strategi bertahan ini berfokus pada pembebanan biaya (cost imposition) bagi lawan melalui ketahanan sistemik yang terdesentralisasi, namun tetap terikat pada satu tujuan strategis nasional.
Konsep pertahanan anti-lumpuh ini sangat relevan bagi Indonesia untuk membangun arsitektur pertahanan Nusantara yang tahan uji dan tidak bergantung pada satu titik kegagalan (single point of failure).
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih
Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih
Video editor: Angelia Elza Berliana Sari
Produser: Dandy Bayu Bramasta
#Global #Konflik ##kompascomlab #TNI #Pertahanan #Iran
Music: Iron March (AI)