Gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) meninggalkan kisah pilu. Seorang ayah bernama Daeng Supriyadin tertimpa reruntuhan rumahnya saat berusaha melindungi putrinya, Fitri, yang masih kecil. Fitri berhasil selamat, namun ayahnya meninggal dunia.
Nenek Fitri berkata hingga kini cucunya terus memanggil nama ayahnya dan bertanya soal keberadaan sang ayah. Kisah tersebut menggambarkan bagaimana gempa bukan hanya menghancurkan rumah, tetapi juga meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan.
Sementara itu, hingga Kamis (20/8/2026) sore, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di NTT bertambah empat menjadi 75 orang. BNPB juga mencatat adanya 907 korban luka-luka, bertambah 9 orang dibanding data sebelumnya.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Firda Janati
Penulis Naskah: Afifah Rismayanti
Video Editor: Afifah Rismayanti
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Peristiwa #Bencana #DailyNews #GempaNTT #KorbanGempaNTT #NTT #Gempa #GempaBumi
Music: Smoke in the Hallway No 2 (AI)
Artikel terkait:
https://nasional.kompas.com/read/2026/08/20/18320131/update-gempa-ntt-korban-meninggal-dunia-bertambah-jadi-75-orang