KOMPAS.TV - Kecam klaim Trump atas Selat Hormuz. Iran melalui akun resmi otoritasnya di Hyderabad di media sosial X mengunggah peta wilayah Amerika Serikat.
Dalam peta itu, otoritas Iran menandai California dengan warna biru dan menyebutnya sebagai wilayah baru Iran.
Cuitan ini menambah perang narasi di dunia maya.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengunggah konten yang memprovokasi Iran.
Melalui akun Truth Social-nya, Trump mengklaim perairan strategis Selat Hormuz sebagai wilayah baru milik Amerika Serikat.
Klaim sepihak itu langsung memicu amarah Teheran. Sang presiden membagikan peta selat beserta sekitarnya dengan area yang dilingkari dan diberi tulisan, wilayah baru Amerika Serikat.
Selain perang narasi soal saling caplok wilayah Iran dan Amerika Serikat, Presiden AS, Donald Trump juga mengumumkan perang ekonomi skala besar, lalu apakah perang narasi di jagat maya akan berdampak, kita bahas bersama Angel Damayanti, Guru Besar Keamanan Internasional UKI dan Efatha Filomeno Dosen Ilmu Politik Universitas Udayana.
Baca Juga Kecam! Trump Tegur Reporter Tanya Kim Jong-Un, Sebut Berita Palsu soal Latihan Militer AS-Korsel di https://www.kompas.tv/video/686507/kecam-trump-tegur-reporter-tanya-kim-jong-un-sebut-berita-palsu-soal-latihan-militer-as-korsel
#trump #iran #selathormuz
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/686622/as-iran-saling-klaim-wilayah-guru-besar-uki-dan-dosen-unud-ungkap-pesan-di-balik-perang-narasi