BERASTAGI, KOMPAS.TV - Diduga Keracunan MBG di Berastagi, Sumatera Utara, sejumlah siswa mulai pulih.
Terdata 19 orang masih dirawat di rumah sakit.
Salah satu dari ratusan siswa SMA Negeri Satu Berastagi yang kemarin keracunan MBG di sekolahnya, kini kondisinya membaik.
Sejumlah siswa terpaksa dirujuk dari rumah sakit di Kabupaten Karo ke Rumah Sakit Haji Medan karena sempat penurunan kesadaran.
Hingga saat ini, dari ratusan siswa-siswi SMA Negeri Satu Berastagi yang mengalami keracunan MBG pada minggu lalu, 19 orang masih dirawat di rumah sakit, 3 dirawat di rumah sakit di Medan, 16 lainnya masih dirawat di rumah sakit di Kabupaten Karo.
Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, mencopot Kepala SPPG dan menutup sementara dapur, imbas keracunan yang dialami siswa di Berastagi.
Kepala BGN juga mengungkap, sebab dugaan keracunan yang menimpa siswa di Berastagi akibat lalai dalam penyimpanan dan pengolahan.
Kepala BGN mengklaim sedang fokus pengobatan siswa yang terdampak, sekaligus penanganan trauma siswa dan keluarga.
Kasus diduga keracunan MBG terjadi pada Kamis, 13 Agustus 2026.
361 siswa di sejumlah sekolah menengah atas di Berastagi, Sumatera Utara, mengalami mual dan sakit perut usai menyantap MBG di sekolah mereka. Sejumlah pelajar masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Baca Juga Amarah Memuncak! Orangtua Korban Siswa Keracunan MBG Minta Kejelasan | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/regional/686246/amarah-memuncak-orangtua-korban-siswa-keracunan-mbg-minta-kejelasan-berita-utama
#mbg #keracunanmbg #berastagi #sppg
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/686538/buntut-keracunan-mbg-di-berastagi-sudaryono-copot-kepala-sppg-dan-tutup-sementara-dapur