USS Abraham Lincoln menjalani penugasan yang jauh lebih panjang dari pola operasi normal. Hampir sembilan bulan berada di laut, termasuk 200 hari di zona tempur, membuat persoalan logistik, kesehatan mental awak, serta kebutuhan perawatan kapal semakin berat.
Dalam perang ini, Iran juga tidak memilih menghantam kapal induk Amerika secara langsung. Sejumlah analis menilai Teheran sengaja menghindari langkah tersebut karena serangan terhadap aset utama AS berisiko memicu respons militer yang jauh lebih besar. Iran justru mempertahankan tekanan melalui kawasan Teluk dan membiarkan konflik berlangsung lebih panjang.
Lantas, mengapa kapal induk yang menjadi simbol kekuatan militer Amerika justru menghadapi tekanan besar tanpa harus dihantam langsung oleh Iran?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Nabilah Safirah
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik ##Kompascomlab #USSAbrahamLincoln #KapalIndukAS #PerangIran
Music: Breaking Point Bulletin No 2 (AI)