KOMPAS.TV – Seorang siswa SMP di Baubau, Sulawesi Tenggara, menahan tangis saat mengikuti lomba gerak jalan indah dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI. Ibunya meninggal dunia hanya beberapa jam sebelum perlombaan dimulai.
Siswa bernama Muhamad Alif Syahputra tetap mengikuti perlombaan meski tengah berduka. Dalam perjalanan menuju lokasi lomba, Alif bahkan berpapasan dengan ambulans yang membawa jenazah ibunya.
Alif merupakan anak keenam dari tujuh bersaudara. Meski kehilangan sosok ibu, ia tetap menuntaskan perlombaan bersama rekan-rekannya.
Bagi Alif, sang ibu merupakan sosok yang sangat berarti. Almarhumah berharap Alif kelak dapat menjadi seorang tentara. Cita-cita tersebut kini ingin diwujudkan Alif sebagai bentuk bakti kepada ibunya.