Di tengah tekanan berat yang mendera para kru kapal induk USS Abraham Lincoln di zona konflik, Presiden Donald Timur justru mengeluarkan kebijakan kontroversial dengan mendesak Angkatan Laut Amerika Serikat untuk merombak sistem pelontar jet elektromagnetik canggih kembali ke teknologi katapel uap dan hidrolik model lama.
Langkah mundur yang dinilai rentan memakan biaya hingga miliaran dolar dan memicu kritik tajam dari kalangan militer maupun Kongres tersebut semakin memperkeruh situasi di tengah kebuntuan strategi Washington menghadapi Iran.
Di sisi lain, kehadiran kapal induk raksasa yang mengapung di dekat perairan Iran ternyata sengaja diabaikan oleh Teheran, yang lebih memilih menyerang infrastruktur negara-negara Teluk untuk memperluas celah konflik tanpa memicu balasan langsung. Keengganan armada besar tersebut untuk mendekat juga tak lepas dari bayang-bayang simulasi perang masa lalu yang membuktikan kerentanan kapal induk terhadap serangan asimetris, menjadikan kehadiran aset-aset mewah tersebut tak kunjung menjamin kemenangan bagi Amerika Serikat.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Elisabeth Putri Mulia Produser: Marvel Dalty