Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif kembali memperingatkan India di tengah sengketa pembagian air Sungai Indus yang belum mereda.
Dalam pidatonya pada Hari Kemerdekaan Pakistan di Islamabad, Kamis (14/8/2026), Sharif menegaskan bahwa setiap tetes air yang menjadi hak Pakistan merupakan garis merah bagi negaranya.
Ketegangan ini mencuat setelah India menangguhkan Perjanjian Air Indus pada April 2026, yang selama ini mengatur pembagian aliran sungai antara kedua negara.
Bagi Pakistan, aliran Sungai Indus sangat vital karena sebagian besar lahan pertanian warganya, beberapa sumber menyebutkan hingga 80 persen, bergantung pada sistem sungai tersebut.
Sharif bahkan memperingatkan ancaman terhadap hak air Pakistan akan mendapat respons tegas, dengan mengungkit kembali konflik bersenjata antara kedua negara pada Mei 2025.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Afifah Rismayanti
Narator: Afifah Rismayanti
Video Editor: Afifah Rismayanti
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Global #Konflik #DailyNews #India #Pakistan #KonflikAir #SungaiIndus #PerangIndiaVsPakistan
Music: Sweaty Staredown - The Soundings