:

Kesal Dicurangi Asing, Prabowo "Pamer" Devisa Ekspor Satu Pintu Sawit hingga Batu Bara Rp 249 T

11 jam lalu

Presiden Prabowo Subianto menyoroti ketidakadilan harga komoditas strategis seperti minyak mentah sawit yang sebelumnya dijual jauh lebih murah di dalam negeri dibandingkan harga bursa internasional di Rotterdam, Belanda, sehingga membuat Indonesia kehilangan potensi nilai yang besar. Menanggapi kerugian tersebut, pemerintah membentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai pintu tunggal untuk memproses dan memantau ekspor komoditas guna menghentikan praktik yang dianggap merugikan bangsa.

Sejak beroperasi pada 1 Juni 2026, DSI telah mengelola lebih dari 6.000 transaksi ekspor untuk tiga komoditas strategis batu bara, kelapa sawit, dan besi baja senilai 14 miliar dolar AS atau sekitar Rp 249 triliun dalam kurun waktu 2 bulan 13 hari. Melalui pengawasan ketat yang mencakup puluhan pelabuhan, sistem ini berhasil menemukan potensi tambahan devisa sebesar 5 miliar dolar AS, dan ke depan pemerintah berencana memperluas pengelolaan tersebut ke seluruh komoditas ekspor strategis agar kekayaan alam benar-benar memberikan kemakmuran bagi rakyat Indonesia.


Simak selengkapnya dalam video berikut!


Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia

Video Editor: Fathir Rohman 

Produser: Marvel Dalty 



#politik #pemerintah ##kompascomlab #Prabowo #PrabowoSubianto #DSI #Danantara #DanantaraSumberdayaIndonesia #Sawit

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke