JAKARTA, KOMPASTV – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rakyat harus dibantu, berdayakan melalui koperasi.
Adapun koperasi yang dibantu, yang diperkuat dan diberdayakan.
“Saudara-saudara sekalian semua barang-barang subsidi, akan disalurkan melalui koperasi merah putih. Barang-barang subsidi tidak bisa diperdagangkan,” kata Presiden di sela Pidato di DPR, Jumat (14/8/2026).
Riuh di DPR pun menggema setuju dengan pernyataan presiden terkait BUMN.
“Barang yang disubsidi uang rakyat untuk rakyat bukan dagangan. BUMN milik rakyat indonesia. BUMN tidak boleh milik direksi. BUMN bukan milik komisaris, bukan pula sumber dana bagi penguasa,” kata Presiden disambut riuh anggota dewan.
Prabowo juga mengaku khawatir jika seluruh persoalan yang ditemukan di BUMN dibuka kepada publik.
“Kalau saya laporkan semuanya, saya takut rakyat kita marah semuanya, Saudara-saudara. Terlalu banyak BUMN yang tidak produktif. Rugi terus laporannya untung. Ngarang aja itu untungnya itu,” tegas Presiden. (timecode 5:00)
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/685548/riuh-dpr-kala-presiden-singgung-bumn-bukan-milik-komisaris-kalau-saya-buka-semua-masyarakat-marah