JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap hasil pemutakhiran data program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menemukan sekitar 6 juta data terduplikasi.
Namun, Sudaryono menegaskan angka tersebut tidak serta-merta berarti terdapat 6 juta penerima fiktif.
Duplikasi terjadi karena sejumlah penerima tercatat lebih dari satu kali, termasuk siswa yang tercatat di pesantren sekaligus sekolah formal.