Iran disebut berhasil membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump tak tenang di Luar AS. Terbaru terungkap Iran berhasil melacak keberadaan Trump selama menghadiri KTT NATO, sehingga membuat Secret Service dan militer AS kerja kerja melindungi presidennya selama di Ankara, Turkiye, pada Juli 2026.
Ancaman tersebut muncul ketika Trump bersiap meninggalkan Ankara pada Sabtu (8/8/2026). Menurut laporan The New York Times yang dikutip dalam sejumlah laporan, intelijen AS meyakini pihak Iran mengetahui lokasi Trump menginap, bahkan hingga lantai hotel tempat ia ditempatkan.
Secret Service menilai adanya informasi mengenai kemungkinan ancaman rudal terhadap pesawat kepresidenan cukup kredibel dan mendesak, sehingga Pentagon bersama aparat keamanan AS menjalankan operasi pengelabuan. Trump diam-diam dipindahkan menggunakan kendaraan katering menuju jet militer C-32A, sementara Air Force One lama yang terlihat membawa Trump di hadapan media justru diterbangkan sebagai pesawat pengalih perhatian.
Lantas, bagaimana cara kerja Iran mengintai Trump?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Nabilah Safirah
Produser: Marvel Dalty
#Global #Perang ##Kompascomlab #DonaldTrump #PENTAGON #SecretService #AirForceOne #Turkiye #PerangIran
Music: Discovery - Scott Buckley