:

Tiga Petaka 260 Hari Kapal Induk USS Abraham Lincoln di Perang Iran, Frustrasi Berujung Maut

7 jam lalu

Kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, terkatung-katung di lautan selama lebih dari 260 hari tanpa jeda singgah yang memadai akibat tugas blokade laut yang terus diperpanjang dalam konflik dengan Iran. Beban penugasan yang jauh melampaui batas kewajaran tersebut memicu krisis psikologis yang parah di kalangan kru, mulai dari kelangkaan pasokan kebutuhan dasar, fasilitas kapal yang rusak dan berjamur, hingga aksi nekat awak kapal yang melompat ke laut karena frustrasi.

Situasi di atas dek semakin memanas ketika kunjungan penasihat Komando Pusat, Brad Cooper, berujung pada kericuhan dan perkelahian terbuka menggunakan senjata tajam yang merenggut tujuh nyawa personel Angkatan Laut. Di tengah ancaman rekor penugasan terlama dalam sejarah dan minimnya kepastian dari Gedung Putih terkait jadwal kepulangan, kapal induk ini terus dipaksa bertahan di zona perang aktif, menyisakan potret kelam mahalnya harga yang harus dibayar para prajurit di garis depan.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

Music: Between The Spaces - The Soundlings

#global #perang ##kompascomlab #iran #amerika #perangiran #kapalinduk #ussabrahamlincoln #iranvsas

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke