Romo Kardinal Ignatius Suharyo menyoroti persoalan moralitas kepemimpinan dan penegakan hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal itu disampaikannya dalam sarasehan yang membahas demokrasi dan amanat kemerdekaan menuju Indonesia yang adil dan makmur.
Romo Kardinal Suharyo menilai tujuan moral berbangsa dan bernegara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 seharusnya diterjemahkan dalam aturan yang adil. Ia kemudian menyoroti kondisi ketika hukum tidak sesuai dengan kepentingan pemimpinnya.
Bukannya pemerintah taat kepada hukum, tetapi maunya apa, kalau hukumnya tidak cocok dengan kemauannya, diubah. Kerusakan saya duga mulai dari tempat itu, ujar Romo Kardinal Suharyo di Katedral, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, persoalan tersebut berkaitan dengan moralitas para pemimpin dan seluruh warga negara.
Sementara itu, Halida Hatta menegaskan bahwa kekuasaan merupakan amanah untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Simak selengkapnya pada video ini!
Penulis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Video jurnalis: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#RomoKardinalSuharyo #DemokrasiIndonesia #PenegakanHukum #GerakanNuraniBangsa #vjlab