JAKARTA, KOMPAS.TV - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dan Puslabfor Mabes Polri melakukan sterilisasi di tiga ruangan sekolah swasta yang menyimpan ratusan senjata di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Dari hasil penyisiran selama 5 jam, polisi mengamankan 30 bagian yang biasa digunakan untuk menembak.
Setelah 5 jam, petugas Puslabfor Polri selesai melakukan penyisiran dan olah TKP ulang di sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Dengan membawa peralatan lengkap, polisi memeriksa tiga ruangan sekolah yang sebelumnya sudah dipasang garis polisi.
Tim terdiri dari dua tim, satu tim untuk menguji sampel DNA dan satu tim lagi mengecek ada atau tidaknya barang-barang yang berkaitan dengan senjata api, senjata angin, amunisi, dan sparepart.
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan 30 item yang biasa digunakan untuk menembak, namun kondisinya sudah tidak utuh. Petugas juga mengambil sampel DNA dari 3 ruangan untuk mengetahui siapa saja orang yang pernah berada di lokasi tersebut.
Terkait adanya bunker di salah satu ruangan, polisi bilang, itu merupakan salah satu ruangan di basement yang tersambung dengan ruangan lain di atasnya.
Untuk kepentingan uji laboratorium, seluruh barang bukti dibawa petugas.
Sebelumnya, polisi memastikan 995 senjata yang ditemukan di salah satu sekolah di Jakarta Selatan bukan merupakan senjata api.
Polisi kini masih menyelidiki kepemilikan serta perizinan senjata yang ditemukan di sebuah sekolah di Jakarta Selatan.
Sementara itu, soal penempatan dan penggunaan senjata untuk kegiatan ekstrakurikuler, polisi masih melakukan pendalaman.
Baca Juga Penampakan Asap Hitam! KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok di https://www.kompas.tv/nasional/685184/penampakan-asap-hitam-kmp-putri-yasmin-terbakar-di-selat-lombok
#senjata #senjataapi #sekolah #sekolahjaksel
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/685192/periksa-3-ruangan-polisi-kembali-temukan-30-perlengkapan-menembak-di-sekolah-swasta-jaksel