:

Kepala BPBD Aceh Besar Pantau soal Bencana Kekeringan dan Angin Kencang | JURNAL NUSANTARA

2 minggu lalu

KOMPAS.TV - Badan Penanggulangan Bencana Daerah, BPBD Aceh Besar, terus memantau dampak anomali cuaca yang menyebabkan bencana kekeringan dan angin kencang di sejumlah kecamatan di Aceh Besar. Selain menyiapkan personel dan peralatan, BPBD Aceh Besar juga membuka posko siaga darurat bencana hidrometeorologi.

Data dari Pusdalops BPBD Aceh Besar, ada 19 kecamatan yang mengalami dampak kekeringan dan angin kencang.

Akibat angin kencang, 13 atap rumah warga, 2 unit ruko, 3 unit lembaga pendidikan dayah, dan satu atap sekolah dasar rusak. Tak hanya itu, angin kencang juga menumbangkan 15 pohon besar, terutama di wilayah Ingin Jaya dan Blangbintang.

Untuk mempercepat penanganan dan memudahkan koordinasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana ini, BPBD mendirikan posko siaga darurat bencana hidrometeorologi di Pos Damkar Induk Sibreh, Kecamatan Sukamakmur. Warga juga bisa melaporkan setiap peristiwa alam agar cepat ditindaklanjuti petugas.

BPBD Aceh Besar juga mengaktifkan 10 pos, mulai dari Kecamatan Lhoong yang ada di wilayah barat Aceh Besar hingga ke Kecamatan Lembah Seulawah di bagian timur Aceh Besar. Agar dampak dari anomali cuaca ini bisa ditangani dengan cepat, termasuk pantauan kebakaran hutan dan lahan yang juga kerap terjadi saat musim kemarau di Aceh Besar.

#BPBD #acehbesar #anginkencang

Baca Juga Lelang Barang Rampasan Digelar di Gedung BPA Kejagung Jakarta| KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/684938/lelang-barang-rampasan-digelar-di-gedung-bpa-kejagung-jakarta-kompas-pagi

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/684939/kepala-bpbd-aceh-besar-pantau-soal-bencana-kekeringan-dan-angin-kencang-jurnal-nusantara

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke