Posisi politik Presiden Donald Trump dihadapkan pada bayang-bayang "trauma" krisis Jimmy Carter tahun 1979 akibat cekikan Iran di Selat Hormuz yang mengancam jalur ekspor minyak dan memicu lonjakan harga energi di dalam negeri.
Di tengah lesunya perekonomian Amerika Serikat yang diperparah oleh laporan hilangnya ribuan lapangan kerja dan mahalnya biaya hidup, kebijakan konfrontatif terhadap Iran berisiko menjadi bumerang politik bagi Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu bulan November mendatang.
Menyadari besarnya risiko tersebut, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine dikabarkan secara diam-diam berupaya menyamakan persepsi dengan para penasihat utama untuk mencari jalan keluar dari konflik. Meski militer AS tetap menyatakan kesiapannya untuk melumpuhkan Iran jika diperintahkan, tekanan ekonomi global dan kekhawatiran atas menipisnya amunisi membuat Washington berada di persimpangan pelik, di mana nasib politik sang presiden kini sangat bergantung pada dinamika di jalur pelayaran vital tersebut.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Elisabeth Putri Mulia Produser: Marvel Dalty