:

Kisah Mbah Senen: Penjual Angkringan Pikul Terakhir di Solo

2 jam lalu

Berjualan sejak 1969, Mbah Senen (74) kini menjadi satu-satunya penjualan angkringan pikul di Solo, Jawa Tengah. 

Sehari-hari, Mbah Senen berjalan sambil memikul beban seberat 60 kilogram. Di pikulannya, terdapat beberapa jajanan, seperti nasi bandeng, telur, tahu bakso, tempe, hingga lauk lainnya.

"Gaweane ngene nek mboten ngene mboten mangan (pekerjaannya memang seperti ini, kalau tidak bekerja tidak makan)," ujar Mbah Senen, Kamis (6/8/2026).


Jurnalis Video: Kompas.com/Yefta Christopherus Asia Sanjaya


Penulis: Yefta Christopherus Asia Sanjaya

Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne

Produser: Reza Kurnia Darmawan


~R #Solo #Sosok

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke