Pemerintah berencana merombak total buku pelajaran bagi siswa SD hingga SMA.
Kebijakan ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi buku sekolah saat ini dan menilai kualitasnya masih kurang layak, baik dari segi ketahanan kertas maupun kenyamanan saat dibaca.