JAKARTA, KOMPAS.TV - Kebakaran besar terjadi di Gedung Bapenda, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam. Sebanyak 20 unit pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi.
Proses pemadaman Gedung Bapenda berlangsung hingga Sabtu (8/8/2026) siang. Petugas Damkar juga menggunakan alat skylift untuk memadamkan api di titik yang sulit dijangkau.
Lebih dari 100 personel diturunkan untuk melakukan pemadaman dan evakuasi korban yang terjebak dalam kebakaran.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran. Satu korban selamat yang berhasil dievakuasi saat ini juga masih mendapat perawatan intensif.
Polres Metro Jakarta Pusat melakukan olah tempat kejadian perkara pascakebakaran yang terjadi pada Jumat (7/8/2026) malam.
Olah TKP dilakukan bersama tim Puslabfor Mabes Polri. Polisi juga telah memeriksa 10 saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Dari 10 saksi yang diperiksa, satu di antaranya merupakan korban selamat yang sempat terjebak di lantai 15 dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Baca Juga Drone Water Spray dan Heli 'Water Bombing' Dikerahkan Padamkan Kebakaran di Bromo | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/684623/drone-water-spray-dan-heli-water-bombing-dikerahkan-padamkan-kebakaran-di-bromo-sapa-malam
#kebakaran #damkar #bapenda #bapendakebakaran
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/684626/polisi-olah-tkp-pasca-kebakaran-gedung-bapenda-jakarta-selidiki-penyebab-dan-penyebaran-titik-api