Sungai Eufrat, salah satu sungai tertua dalam sejarah manusia, kini menghadapi ancaman kekeringan serius. Berdasarkan pengamatan satelit NASA, wilayah Sungai Tigris-Eufrat kehilangan sekitar 144 kilometer kubik air tawar sejak 2003 hingga 2010. Para ilmuwan menyebut perubahan iklim, peningkatan suhu, penurunan curah hujan, serta pembangunan bendungan di wilayah hulu menjadi penyebab utama berkurangnya aliran sungai.
Kementerian Sumber Daya Air Irak memperingatkan bahwa Sungai Eufrat berpotensi mengalami kekeringan parah pada tahun 2040 jika tidak ada perubahan dalam pengelolaan air. ondisi ini telah berdampak pada kehidupan masyarakat di Irak dan Suriah, mulai dari menurunnya hasil pertanian hingga memburuknya kualitas air.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati
Music: River Bones
#Peristiwa #Bancana ##cclabs #SungaiEufratKering #KeringnyaSungaiEufrat