:

Kenapa Semakin Menyerang Iran, AS kian "Tersiksa"?

6 hari lalu

Para analis menilai Presiden Donald Trump gagal memahami mentalitas Iran, di mana rakyat dan para pemimpinnya telah menanamkan kesiapan untuk bertahan sampai titik darah penghabisan sehingga gempuran militer sekeras apa pun tidak akan pernah mampu meruntuhkan tekad mereka.

Kegagalan ini semakin diperparah oleh ketidakmampuan Washington dalam menyerap pelajaran dari perang di Ukraina, membuat militer AS terlambat beradaptasi dan harus merugi besar saat rudal pencegat berharga jutaan dolar terpaksa diadu untuk meredam gelombang drone murah Iran yang menghantam pangkalan-pangkalan strategis di kawasan.

Melihat kebuntuan yang kian menumpuk dan membengkaknya biaya perang hingga puluhan miliar dolar, pengamat seperti Andrew Exum dari The Atlantic menyarankan agar Washington lebih baik segera mengakui kekalahan dan menghentikan pertempuran daripada terus memaksakan opsi militer yang sudah tidak lagi efektif. Tanpa adanya evaluasi total terhadap doktrin pertahanan dan kesediaan merumuskan kesepakatan baru, ambisi Amerika Serikat untuk mendikte kawasan justru berbalik menjadi bumerang yang menguras amunisi dan mempermalukan posisi geopolitik mereka di panggung global.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

Music: Eyes of Glory - Aakash Gandhi

#global #perang ##kompascomlab #iran #amerika #perangiran #iranus #usiran

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke