Iran disebut memperluas strategi perang asimetris di tengah konflik yang telah berlangsung selama enam bulan.
Selain mengandalkan kekuatan militer konvensional, Teheran diduga memanfaatkan serangan siber terhadap fasilitas air di Amerika Serikat, sekaligus kembali mengaktifkan jaringan proksi seperti Houthi di Yaman, Hizbullah di Lebanon, serta kelompok pro-Iran di Irak untuk meningkatkan tekanan terhadap kepentingan AS dan sekutunya.
Sejumlah analis menilai langkah tersebut bertujuan memperluas tekanan tanpa harus terlibat dalam konfrontasi langsung. Di saat yang sama, Amerika Serikat juga dikabarkan masih mencari strategi baru untuk menghadapi Iran, sementara dinamika konflik di Timur Tengah terus berubah seiring bangkitnya kembali Poros Perlawanan dan meningkatnya ancaman terhadap kawasan Teluk.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Nabilah Safirah
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik ##Kompascomlab #SeranganSiberIran #FasilitasAirAS #Iran #SenjataIran
Music: Robots and Alliens - Joel Cummins