KOMPAS.TV – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sampel buku pelajaran tingkat SD, SMP, dan SMA dari berbagai negara di Asia Tenggara sebagai bahan perbandingan dengan materi ajar di Indonesia.
Pengumpulan sampel buku lokal dan negara-negara Asia Tenggara ini bermula dari kunjungan Presiden Prabowo ke sejumlah sekolah. Dalam kunjungan tersebut, Presiden menilai buku pelajaran di Indonesia masih memerlukan perbaikan.
Hasil kajian terhadap berbagai sampel buku tersebut nantinya akan menjadi bekal untuk meracik standar kurikulum guna mendorong perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia.
Adapun mata pelajaran yang menjadi perhatian Presiden meliputi matematika, bahasa Inggris, serta buku ajar yang memuat materi kebangsaan dan nasional.