KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya membenarkan temuan ratusan senjata di gudang sebuah sekolah di Jakarta Selatan.
Polisi akan memanggil mantan ketua yayasan sekolah untuk menggali soal kepemilikan dan perizinan senjata.
Dari pemeriksaan polisi, ditemukan 995 pucuk senjata angin serta satu pucuk senjata api merek "Prancispa".
Dari pendalaman, pemilik satu pucuk senjata api sudah meninggal pada tahun 2020.
Sementara untuk kepemilikan 995 senjata angin, polisi menyebut senjata tersebut disimpan oleh WD, yang merupakan mantan ketua yayasan sekolah tersebut.
Polisi pun akan memanggil WD untuk memastikan izin kepemilikan serta surat impor ratusan senjata angin tersebut.